zwani.com myspace graphic comments
SELAMAT DATANG PARA PENGUNJUNG, TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA, INI ADALAH SEBUAH BLOG TENTANG PULAU SIMEULUE - NAD...SEMOGA BLOG INI BISA BERMAMFAAT BAGI KITA SEMUA.SALAM DARI SAYA...WAHID PUTRA SIMEULUE

Nandong Simeulue


Simeulue
Written by Administrator
Friday, 03 July 2009 01:59

Kabupaten Simeulue dengan Ibukotanya Sinabang merupakan sebuah kepulauan yang memiliki keindahan pantai dan pemandangan bawah laut dengan berbagai biota laut yang sangat indah dan asli. Tingginya gelombang lau telah menjadi tantangan menarik untuk olahraga air (selencar). Sebagai daerah kepulauan, Simeulue memiliki sekitar 15 pulau yang berpenghuni dan 27 pulau yang belum berpenghuni. Ke 27 pulau yang belum berpenghuni tersebut memiliki potensi ekonomis untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata alam (marine resorts).

Berbagai objek wisata unggulan dan menarik lainnya juga terdapat di daerah ini yang meliputi situs-situs budaya/sejarah, seperti Makam Mangkudo Batu, Makam Tengku Di ujung, Makam T Silaborit, Benteng Belanda, Masjid Tabusalihon, dll. Semua objek tersebut memiliki keunikan dan sejarah tersediri, sehingga akan dapat menarik wisatawan untuk berkunjung. Objek wisata marina juga sangat mudah dijumpai di daerah ini, seperti terumbu karam yang indah di Teluk Sibigo, Pantai Alus-alus dan Pulau Tampak yang dikelilingi hamparan pasir putih.

Selain potensi alam, adat istiadat yang tetap dipegang teguh masyarakat Simeulue juga menjadi potensi bagi pengembangan industri pariwisata budaya di Simeulue, seperti debus, pencak silat, tari angguk, tari andalas, nandong sangat menarik dan berpotensi untuk dijadikan sebagai atraksi budaya. Selain itu juga terdapat berbagai makanan khas daerah yang um umunyaberasal dari sumber daya laut, seperti ikan karang, cumi-cumi, penyu, udang (lobster) yang merupakan budidaya unggulan masyarakat Simeulue, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk menikmatinya.
Simeulue

Masyarakat Simeulue memiliki cerita yang sangat menarik dipelajari, khususnya pada saat bencana Tsunami menimpa Aceh. Tsunami yang pernah melanda Aceh banyak membawa hikmah bagi masyarakat Aceh umumnya dan masyarakat Simeulue khususnya. Salah satu hikmah yang terjadi adalah terkenalnnya daerah Simeulue sebagai salah satu daerah yang terkena dampak Tsunami, namun tidak menimbulkan korban jiwa yang sangat besar.

Hal yang paling utama yang menyebabkan Masyarakat Simeulue banyak yang selamat dari bencana Tsunami adalah masyarakat Simeulue masih tetap memegang teguh pada adat istiadat dan mematuhi nasehat para orang tua. Mereka masih memegang teguh nasihat para orang tua yang menganjurkan untuk memelihara hutan mangrove, berlari ke gunung atau tempat yang tinggi jika terjadi gempa besar dan fenomena surutnya air laut. Masyarakat dunia merasa kagum atas upaya masyarakat Simeulue menghindari korban jiwa yang besar sebagaimana yang terjadi pada daerah-daerah lain yang terkena Tsunami.

Dalam rangka membangun pariwisata di Simeulue, berbagai sarana dan prasarana pendukung pariwisata terus dibangun sesuai dengan harapan dan kebutuhan wisatawan, seperti rute kapal ferry regular ke dan dari Meulaboh dan Labuhan Haji yang dapat dilakukan selama tiga kali seminggu dan SMAC (perusahaan penerbangan domestik yang melakukan penerbangan satu kali seminggu).

Pulau Simeulue Jun 21, '08 12:50 PM
for everyone
Berada kurang lebih 150 km dari lepas pantai barat Aceh, Kabupaten Simeulue berdiri tegar di tengah Samudra Hindia. Kabupaten Simeulue merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak tahun 1999, dengan harapan pembangunan semakin ditingkatkan di kawasan ini.

Karena posisi geografisnya yang terisolasi, hiruk-pikuk konflik di Aceh daratan tidak pernah berimbas di kawasan ini, bahkan tidak ada pergerakan GAM di kawasan kepulauan ini.

Kabupaten ini terkenal dengan hasil cengkehnya. Penduduk kawasan ini juga berprofil seperti orang Cina, dengan kulit kuning dan sipit dan mempunyai bahasa yang berbeda dengan Aceh daratan. Terdapat 3 bahasa utama yang dominan dalam pergaulan sehari-hari yakni bahasa Ulau, bahasa Sibigo dan bahasa Jamee. Bahasa Ulau (pulau) umumnya digunakan oleh penduduk yang berdomisili di Kecamatan Simeulue Timur, Teupah Selatan, Teupah Barat, Simeulue Tengah dan Teluk Dalam; bahasa Sibigo umumnya digunakan penduduk di Kecamatan Simeulue Barat, Alafan dan Salang; sedangkan bahasa Jamee (tamu) digunakan khususnya oleh para penduduk yang berdiam disekitar kota Sinabang dan sekitarnya yang umumnya perantau niaga dari Minang dan Mandailing.

Ibukota Kabupaten Simeulue Sinabang, kalau diucapkan dengan logat daerah adalah "Sinafang" yang artinya "senapan" atau senjata api, dimana dulunya Sinabang menjadi markas serdadu kompeni Belanda. Juga "Sibigo" ibukota kecamatan Simeulue Barat berasal dari kata/kalimat "CV & Co" karena masa-masa penjajahan dulu, Sibigo adalah lokasi "maskapai" pengolahan kayu Rasak - sejenis kayu sangat keras setara dengan Jati - yang dikirim ke Belanda via laut.

Hampir seluruh penduduk kepulauan ini beragama Islam. Masyarakat Simeulue mempunyai adat dan budaya tersendiri berbeda dengan saudara-saudaranya didaratan Aceh, salah satunya adalah seni ber-"Nandong", suatu seni nyanyi bertutur diiringi gendang tetabuhan dan biola yang ditampilkan semalam suntuk pada acara-acara tertentu dan istimewa. Terdapat pula seni yang sangat digemari sebahagian besar masyarakat, seni Debus, yaitu suatu seni bela diri kedigjayaan kekebalan tubuh terutama dari tusukan bacokan pedang, rencong, rantai besi membara, bambu/buluh serta benda-benda tajam lainnya, dan dari seni ini pulalah para pendekar Simeulue acap diundang ke manca negara.

Salah satu andalan Kabupaten Simeulue yang menjadi ciri khas adalah kerbau Simeulue yang meski ukurannya kecil, namun rasa dagingnya lebih manis daripada kerbau di daratan. Kerbau ini banyak dijual keluar Pulau Simeulue dan, karena kualitasnya prima, harganya pun menjadi tinggi.

Disamping itu dalam satu dasawarsa terakhir hasil pulau Simeulue yang sangat terkenal adalah udang Lobster (udang laut)yang cukup besar ukurannya dan telah diekspor ke luar daerah seperti Medan, Jakarta dan bahkan ke luar negeri Singapura & Malaysia. Hasil perkebunan rakyat lainnya adalah kopra yang berasal dari pohon kelapa yang tumbuh subur disepanjang pantai pulau Simeulue. Sedangkan hasil hutan yang menjadi sumber utama pabrik meubel di Cirebon- Jawa Barat adalah rotan. Diharapkan pula dalam tahun 2008 hasil perkebunan kelapa sawit murni milik rakyat dan swakelola pemerintah daerah Kabupaten Simeulue akan membuahkan hasil yang nantinya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Simeulue.

Diposkan oleh Imapa Cab.Jakarta Timur on Rabu, 10 Februari 2010
categories: edit post

0 komentar

Poskan Komentar